Thursday, 26 November 2015

Masih kau ingat kata-kata ini? :')

Malam ini aku sedang memikirkan apa itu kebahagiaan. 
kamu tahu siapa yang pertama kali muncul di benakku?
Kamu. :)

Hadirmu ajarkanku banyak sesuatu perihal kehidupan.
Kesederhanaanmu, kesabaranmu, kerendahan hatimu.
Sanggup membuat aku jatuh hati.

Beberapa hal untukmu yang aku suka.
Aku suka merayumu dengan doa.
Aku suka memelukmu erat dalam doa. 
Aku suka memanjakanmu dalam doa.
:')

Maaf jika doa-doaku belum indah. 
Maaf jika cintaku belum tumbuh sempurna.
Maaf jika kasih sayangku masih belum cukup. 
Aku hanya bisa mengarang tinta ini, memberitahu kamu apa sebenarnya ada di dalam hati aku. 
Tapi percayalah, Allah tahu jika di dalam doa dan sujudku, aku memintamu. 

Dalam tabah rindu, aku ingin berdamai sesegera mungkin dengan waktu. 
Aku ingin meniadakan apa pun yang mengganggu.
Termasuk jarak antara kita. 

Satu hal yang harus kamu tahu.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita dipertemukan. 
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling mencintai.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling menggenggam.
Aku begitu menyukai waktu dimana kita saling takut kehilangan. 
Mungkin saat ini mencintaimu dalam dan dengan doa adalah yang terbaik. 
Biarkan kita menang, benar-benar.
Untukmu, untuk kita. 
Aku ingin menang yang mutlak. 

Meski terlebih dulu harus melawan waktu dan jarak.
Aku mencintaimu.
Menjadi suri hidupmu itu sekarang adalah impianku. 
Jika kamu tanyakan kenapa aku milih kamu, itu kerana Allah. 
Aku harap kamu adalah yang terakhir buat aku. 
Jatuh cinta denganmu, melengkapi kebahagiaanku,
Hidup bersama dengan kamu, itu melengkapi keseluruhanku. 
Tetaplah denganku di kehidupan yang bagaimanapun. 

Aku ingin kita mengakhiri hubungan ini dengan akad yang sah.
Supaya kita lebih bahagia dan tenang bersama.

Tanpamu, mungkin aku akan tetap baik-baik saja.
Tapi, percayalah aku tidak suka dengan apa pun yang tanpamu.